Siapa sangka ternyata
banyak anak muda yang tertarik menjadi hacker. Salah satu pemicunya adalah menjadi hacker saat ini jauh lebih mudah berkat
ketersediaan layanan-layanan pendukung.
Diungkapkan Country Manager
Trend Micro, Andreas Ananto Kagawa, untuk menjadi hacker saat ini tidak lagi harus mahir programming dan berbagai keahlian IT lainnya. Hal ini di antaranya karena sudah banyak
layanan yang menyediakan exploit kit guna mempermudah mereka membuat malware.
"Sekarang menjadi hacker jauh
lebih mudah daripada dahulu. Sekarang dia bisa berlangganan ke satu layanan,
lalu membeli yang namanya exploit kit, dan dari sana mereka bisa membuat malware-malware baru," ungkap Andreas saat ditemui di Plaza Indonesia, Jakarta, Rabu
(23/3/2016) kemarin.
Anak-anak muda itu,
katanya, tidak hanya sekedar membuat malware dan menyebarkannya. Bahkan mereka
sudah bisa menghasilkan uang.
"Pernah di Brasil kita berhasil ketahui dia masih pelajar, tapi
sudah bisa menghasilkan uang dari situ," tuturnya.
Penemuan tersebut
dinilai tidak lagi mengejutkan. Terlebih mengingat Brasil berdasarkan laporan
Ikhtisar Keamanan 2015 "Setting the Stage: Landscape Shifts Dictate Future
Threat Response Strategies" Trend Micro, merupakan salah satu negara
dengan eksplorasi cyber "bawah tanah" terbanyak.
http://tekno.liputan6.com/read/2466326/anak-muda-mulai-tergiur-jadi-hacker

0 Response to "Anak Muda Mulai Tergiur Jadi Hacker"
- Berkomentarlah dengan sopan dan bijak sesuai dengan isi konten.
- Komentar yang tidak diperlukan oleh pembaca lain [spam] akan segera dihapus.
- Apabila artikel yang berjudul "Anak Muda Mulai Tergiur Jadi Hacker" ini bermanfaat, share ke jejaring sosial.
Konversi Kode