Jakarta - Ketua
Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman Hadad menyebut
belakangan cyber crime menimpa beberapa bank."Bank-bank besar, bank yang kami perkirakan memiliki teknologi
informasi canggih," kata dia seusai diskusi mengenai kejahatan perbankan
berbasis teknologi informasi, di Jakarta, Selasa, 13 Mei 2014.OJK, ia
menambahkan, tidak memiliki data statistik kasus cyber crime karena
semua laporan masuk ke Kepolisian.
Muliaman menyatakan memberi perhatian
terhadap risiko operasional yang dihadapi bank, sedangkan Kepolisian melihat
dari pidana umum."Siapa yang dirugikan dan siapa yang melakukan fraud,"
ujarnya. Muliaman
meminta konsumen berhati-hati.Ia mengungkapkan praktek cyber crime di
dunia perbankan dijalankan dengan sejumlah modus.Misalnya, dengan memanfaatkan
kamera dan skimming.Muliaman menolak menjelaskan kasus cyber
crime yang menimpa sebuah bank dengan nilai transaksi Rp 21
miliar."Itu sudah disebut Pak Kapolri tadi banknya, terus Kepolisian akan
mengejar," ucap Muliaman.
Kepala
Kepolisian RI Jenderal Sutarman menyatakansepanjang 2013 ada 171 kasus cyber
crime dengan 111 tersangka, termasuk kasus
yang melibatkan transaksi keuangan. Ia menyebut seluruh kasus itu sudah
berhasil diungkap Polri. "Bank yang terakhir itu Rp 21 miliar.Yang saya
sebut Rp 21 miliar itu yang kemarin di Mandiri," kata dia.
Ia menjelaskan
pembobolan dana Rp 21 miliar tersebut terjadi dalam semalam. Duit mengalir ke
dua rekening.Sutarman menduga Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan
(PPATK) tidak mengetahuinya."Mungkin waktu tengah malam, tidak ada yang
mengawasi," ucapnya.Sutarman menuturkan, setelah melakukan penelusuran dan
berhasil masuk ke rekening-rekening dengan dua pemilik itu, Kepolisian
melakukan pemblokiran.Sutarman mengatakan kedua orang pemilik rekening sudah
ditangkap.
Sebelumnya,
Sekretaris Perusahaan PT Bank Mandiri (Persero)
Tbk Nixon Napitupulu menyangkal adanya hacking atau
pembobolan dana di Bank Mandiri. Nixon menyebutkan pemblokiran yang dilakukan
oleh Bank Mandiri adalah berdasarkan informasi yang diterima dari bank lain
akan adanya upaya kejahatan perbankan. "Kami belum bisa pastikan skimming atau
apa bentuknya," kata Nixon saat dihubungi, Senin, 12 Mei 2014.

0 Response to "Cyber Crime Terjadi Pada Bank"
- Berkomentarlah dengan sopan dan bijak sesuai dengan isi konten.
- Komentar yang tidak diperlukan oleh pembaca lain [spam] akan segera dihapus.
- Apabila artikel yang berjudul "Cyber Crime Terjadi Pada Bank" ini bermanfaat, share ke jejaring sosial.
Konversi Kode