Liputan6.com, Jakarta - Sejak terjadinya kasus peretasan (hacking)
terhadap sistem keamanan komputasi Sony Pictures, aktivitas online di
wilayah Korea Utara (Korut) kini berada di bawah pengawasan ketat
FBI. Kabar terkini menyebutkan, telah ditemukan kecurigaan bahwa Korut telah
melakukankejahatan cyber penyebaran malware. Uniknya,
penyebaran malware ini dilakukan Korut melalui situs berita nasional Korean
Central News Agency.
Dilansir laman Arstechnica, Rabu (14/1/2014),
dugaan penyebaran malware yang dilakukan Korut ini pertama kali dihembuskan
oleh seorang peneliti keamanan yang mengatasnamakan dirinya sebagai
InfoSecOtter.
Melalui laman situs www.infosecotter.com, sang peneliti mengatakan bahwa Korut secara sengaja
menyematkan malware berbahaya pada situs berita nasional KCNA. Malware yang
diklaim berfungsi sebagai mata-mata ini disembunyikan pada sebuah fitur updater piranti
lunak Flash yang digunakan untuk memutar konten video pada laman situs.
Jika updater tersebut di-install, maka secara otomatis perangkat pengguna akan
terjangkit malware mata-mata. Dengan begini Korut dapat mengawasi gerak-gerik
online, termasuk data-data pribadi milik pengguna perangkat.
Tak hanya InfoSecOtter,
hasil scanning yang dilakukan situs Virustotal juga menyimpulkan bahwa laman KCNA sangat
potensial menyebarkan malware. Virustotal menyebutkan malware tersemat pada
saat proses loading page dari satu laman ke laman lain.

0 Response to "Korut Sebar Malware via Situs Berita Nasional"
- Berkomentarlah dengan sopan dan bijak sesuai dengan isi konten.
- Komentar yang tidak diperlukan oleh pembaca lain [spam] akan segera dihapus.
- Apabila artikel yang berjudul "Korut Sebar Malware via Situs Berita Nasional" ini bermanfaat, share ke jejaring sosial.
Konversi Kode