Software bajakan memang cukup menggoda
para pengguna perangkat PC karena harganya yang sangat murah, jauh di bawah
banderol softwareasli berlisensi. Malah kini tak sedikit pula software bajakan
yang bisa didapat secara cuma-cuma via internet. Namun dibalik itu semua
softwarebajakan berdampak sangat buruk bagi sistem keamanan komputasi. Presiden
Direktur Microsoft Indonesia, Andreas Diantoro menyatakan bahwa 100% software
bajakan telah ditanami virus/malware yang sangat berbahaya bagi pengguna.
Di tahun 2014 saja,
perusahaan-perusahaan di Asia Pasifik, termasuk Indonesia telah menghabiskan
biaya mencapai US$ 230 miliar (sekitar Rp 2.600 triliun) untuk menyelesaikan
berbagai masalah keamanan yang disebabkan oleh penggunaan software palsu.
Untuk menanggulangi
kondisi tersebut, Microsoft Indonesia hari ini, Rabu (17/12/2014), bersama
Polda Metro Jaya telah menandatangani MoU (Memorandum of Undestanding) terkait
kerjasama memerangi peredaran dan penggunaan software bajakan. Proses
penanggulangan peredaran dan penggunaan software bajakan ini berpayung hukum UU
Hak Cipta No. 28 tahun 2014 yang baru saja disahkan pada 16 Oktober 2014
kemarin.

0 Response to "Software Bajakan"
- Berkomentarlah dengan sopan dan bijak sesuai dengan isi konten.
- Komentar yang tidak diperlukan oleh pembaca lain [spam] akan segera dihapus.
- Apabila artikel yang berjudul "Software Bajakan" ini bermanfaat, share ke jejaring sosial.
Konversi Kode